Macromedia Flash 8 Pro

6 April 2009 pukul 04:39 | Ditulis dalam Opini | Tinggalkan komentar
Tag: ,

Macromedia Flash 8 merupakan sebuah aplikasi buatan Macromedia. Banyak aplikasi bermanfaat yang telah diciptakan Macromedia, sebut saja Dreamweaver, Flash, Director, Freehand, dan yang lain sebagainya.

Bagi seorang desainer multimedia, mungkin mereka mengenal dan bahkan menggunakan semua jenis software buatan macromedia ini. Dreamweaver digunakan untuk mendesain sebuah website, director dan flash dapat digunakan dalam perancangan perangkat lunak interaktif dengan navigasi dan desain yang sangat menarik.

Beberapa bulan yang lalu saya sempat menggunakan aplikasi macromedia Flash 8. Aplikasi ini saya gunakan dalam pembuatan CD Multimedia Interaktif. CD Multimedia Interaktif yang merupakan tugas utama dalam mata Kuliah CAI (Computer Assisted Instruction) atau dikenal dengan pengajaran berbantuan komputer.

CD Multimedia tersebut saya bangun dengan cara memodifikasi beberapa slide interaktif yang saya download di internet. Hasil download adalah file flash dengan ekstensi *.swf. File *.swf ini saya konversi menjadi fla dengan menggunakan sebuah software decompiler yaitu Sothink SWF Decompiler. Software ini bisa anda dapatkan di http://indowebster.com

Hasil konversi yang di dapat adalah sebuah file FLA yang akan dimodifikasi dengan Aplikasi Macromedia Flash 8 Pro. Tidak gampang (jika tidak bekerja keras) untuk mengakali agar file hasil konversi tersebut dapat di ubah menjadi sebuah CD Multimedia Interaktif. Kesulitan sering terjadi ketika harus mengganti isi informasi asli menjadi infomasi yang sesuai dengan tugas CAI tersebut.

Setelaha mempelajari secara otodidak dan dibantu beberapa rekan (herman,edo, reza, isol, dan novi), akhirnya kami berhasil membuat sebuah CD Multimedia interaktif. Alhamdulillah CD Multimedia tersebut dihargai dengan Nilai A oleh dosen mata kuliah CAI kami.

Setelah meninjau lebih jauh mengenai aplikasi ini, ternyata ada beberapa hal penting  yang harus kita ketahui. Sebagai pandangan, menurut saya yang harus diperhatikan dalam belajar Macromedia Flash adalah penggunaan Layer, Frame, Movieclip, button, dan graphics, serta motion tween.

Layer digunakan sebagai wadah tempat bercokolnya banyak frame yang akan digunakan sebagai tempat diletakannya objek. Frame-frame ini akan digunakan dalam membuat animasi / transisi objek yang sesuai dengan keinginan. Dengan menempatkan kondisi awal dan diakhiri dengan kondisi tujuan, maka akan terjadi gerakan objek yang sesuai deng keinginan desainer, dengan bantuan Motin tween tentunya.

Movieclip digunakan untuk membungun sebuah animasi di dalam sebuah frame. Pilihan movieclip, button dan graphics dapat ditemukan dengan menggunakan tombol F8 pada keyboard.

Jika diuraikan lebih lanjut, materi penggunaan flash ini sangatlah banyak, termasuk penggunaan action script nantinya. Namun sebelum melangkah ke Action Script, ada baiknya mengenal fungsi istilah-istilah yang telah saya uraikan di atas.

Itulah sedikit pengalaman saya, ketika baru meraba penggunaan Macromedia Flash 8 ini. Well semoga informasi ini bisa bermanfaat. Isaninside2009

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: